TUGAS KE-3 SOFTSKILL
KENAIKAN HARGA BBM DARI SUDUT
PANDANG BERBAGAI PIHAK
Disusun
Oleh:
Asmi
Nuqayah : 27211775
Evi
Lawati : 22211533
Fanny
Setia Anjani : 29211089
Ruth
Juan Dierdra : 26211503
Kelas:
1EB25
UNIVERSITAS GUNADARMA 2012
ISI
KENAIKAN HARGA BBM DARI SUDUT
PANDANG BERBAGAI PIHAK
Pertama
kami akan membahas tentang kenaikan BBM menurut sudut pandang Pemerintah.
Keputusan pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi dikarenakan kenaikan harga
minyak dunia yang mencapai USD 122,01 per barel. Salah satu penyebab kenaikan
harga minyak dunia adalah ketegangan yang terjadi di Timur Tengah. Mohammad bin
Dhaen Al-Hamli (Menteri Energi Uni Emirat Arab) mengatakan bahwa terdapat
banyak ketegangan di negara-negara penghasil minyak yang melambungkan harga
minyak sekarang ini. Menaikkan harga BBM bagaikan buah simalakama yang harus
telan oleh Pemerintah. Ketika harga BBM tidak dinaikkan, pemerintah harus
menanggung biaya yang lebih besar untuk subsidi BBM dan tentunya harus
merelakan anggaran biaya lainnya seperti pendidikan dan subsidi energi lain
seperti listrik, gas dan lain sebagainya. Itulah yang membuat kenapa pemerintah
akhirnya memutuskan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Menurut pemerintah
jika BBM bersubsidi naik maka beban pemerintah menjadi lebih ringan. Alasan
pemerintah menaikan BBM adalah untuk menyelamatkan ekonomi nasional, sehingga
beban APBN berkurang dan subsidi pun tidak membengkak menjadi Rp. 230,43
trilliun dari Rp. 168,55 trilliun dan tepat sasaran. Kompensasi untuk 30%
penduduk Indonesia atau 18,5 juta KK terutama Buruh, Petani, dan Nelayan
diberikan dana bantuan sebesar Rp. 150.000 per bulan/KK selama 9 bulan,
penambahan RASKIN menjadi 14 bulan, insentif pengelolaan transportasi Rp 5
trilliun, beasiswa untuk siswa miskin Rp 5,9 trilliun. Dan bila dibandingkan
Negara lain Indonesia harga BBMnya masih rendah dibandingkan Negara-negara
lainnya. Seperti Inggris yang harga BBMnya mencapai Rp 19.872 dan Australia
yang sebesar Rp 19.200.
Menurut
pidato kepresidenan, presiden SBY mengatakan bahwa tidak ada Presiden dan
Pemerintahannya yang menaikan BBM tanpa alasan dan pertimbangan seksama. SBY
mengatakan bahwa “sejarah mencatat, sejak Indonesia merdeka telah terjadi 38
kali kenaikan harga BBM. Termasuk di era reformasi yang mengalami tujuh kali
kenaikan harga BBM. Termasuk di era Presiden Gus Dur dan Megawati”. APBN 2012
yang berjalan tidak sesuai lagi, misalnya harga minyal mentah, nilai tukar
rupiah, sasaran pertumbuhan, dan angka inflasi. Apabila BBM tidak dinaikkan
maka sasaran yang sudah ditetapkan tidak tercapai, defisit yang besar melebihi
ketentuan tidak diperbolehkan oleh undang-undang. Pada akhirnya APBN dan Fiskal
tidak akan sehat, dan akan mengganggu perekonomian secara keseluruhan.
Kenaikan
BBM menurut Kwik Kwin Gie adalah harga bensin premium yang Rp. 4.500 per liter
sekarang ini ekuivalen dengan harga minyak mentah sebesar US$ 69,50 per barel.
Harga yang berlaku US$ 105 per barel. Lantas dikatakan bahwa pemerintah merugi
US$ 35,50 per barel. Dalam rupiah, pemerintah merugi sebesar US$ 35,30 x Rp.
9.000 = Rp. 319.500 per barel. Ini sama dengan Rp 2009,43 per liter (Rp 319.500
: 159). Karena konsumsi BBM Indonesia sebanyak 63 milyar liter per tahun,
dikatakan bahwa kerugiannya 63 milyar x Rp 2009,43= Rp 126,59 triliyun per
tahun. Maka kalau harga bensin premium dipertahankan sebesar Rp 4.500 per
liter, pemerintah merugi atau memberi subsidi sebesar Rp 126,59 trilliun. Uang
ini tidak dimiliki, sehingga APBN akan jebol.
Pikiran
yang didasarkan atas perhitungan diatas menurut Kwik Kwin Gie sangat
menyesatkan, karena sama sekali tidak memperhitungkan kenyataan bahwa bangsa
Indonesia memiliki minyak mentah sendiri didalam perut buminya. Pengadaan bbm
oleh Pertamina berlangsung atas perintah dari pemerintah. Pertamina diperintahkan
untuk mengadakan 63 milyar liter bensin premium setiap tahunnya yang harus
dijual dengan harga Rp 4.500 per liter. Maka perolehan Pertamina atas hasil
penjualan bensin Premium sebesar 63.000.000.000 liter x Rp 4.500 = Rp 283,5
trilliun. Jika Pertamina menuruti pemerintah maka Pertamina akan deficit
sebesar Rp 126,63 trilliun. Sesungguhnya pemerintah masih mengalami surplus
sebesar Rp 97, 939 trilliun.
Para
elit pemerintah berpikir bahwa harga minyak mentah yang milik kita sendiri
harus ditentukan oleh mekanisme pasar yang dikoordinasikan oleh NYMEX di New
York. Hal ini terjadi Karen mereka sudah di “brain wash” bahwa harga adalah yang berlaku dipasar international.
Menurut UUD kita harga BBM tidak boleh ditentukan oleh siapapun juga kecuali
hikmah kebijaksanaan yang sesuai dengan kepatutan, daya beli masyarakat dan
nilai strategisnya bagi sektor-sektor kehidupan ekonomi lainnya. Mengapa?
Karena BBM termasuk dalam “barang yang penting bagi Negara dan menguasai hajat
hidup orang banyak”.
Apakah
ada Negara yang menjual bensinnya atas dasar kebijaksanaan sendiri, tidak oleh
NYMEX? Jawabannya ada, yaitu:
·
Venezuela: Rp 585/liter
·
Turkmenistan: Rp 936/liter
·
Nigeria: Rp 1.170/liter
·
Iran: Rp 1.287/liter
·
Arab Saudi: Rp 1.404/liter
·
Lybia: Rp 1.636/liter
·
Kuwait: Rp 2.457/liter
·
Qatar: Rp 2.575/liter
·
Bahrain: Rp 3.159/liter
·
Uni Emirat Arab: Rp 4.300/liter
Kesimpulan dari paparan kami ialah :
- Pemerintah
telah melanggar UUD RI
- Pemerintah
telah mengatakan hal yang tidak benar kepada rakyatnya, karena mengatakan mengeluarkan
uang tunai sebesar Rp. 126 tr, sedangkan kenyataannya kelebihan uang tunai
sebesar Rp. 97,955 trilyun.
- Dengan
menaikkan premium menjadi Rp. 6.000 per liter, Pemerintah ingin memperoleh
kelebihan yang lebih besar lagi, yaitu sebesar Rp. 192,455 trilyun, bukan
sekedar menutup “bolongnya” APBN.
- Pertamina
sudah mengambil keuntungan besar dari rakyat Indonesia dalam hal bensin
Pertamax dan Pertamax Plus. Nampaknya tidak rela hanya memperoleh
kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97,955 trilyun dari rakyatnya. Maunya
sebesar Rp. 192,455 trilyun dengan cara menaikkan harga bensin premium
menjadi Rp. 6.000 per liter.
- Pemerintah
menuruti (comply) dengan aspirasi UU no. 22 tahun 2001 yang
menghendaki supaya rakyat Indonesia merasa dan berpikir bahwa dengan sendirinya
kita harus membayar bensin dengan harga dunia, agar dengan demikian semua
perusahaan minyak asing bisa memperoleh laba dengan menjual bensin di
Indonesia, yang notabene minyak mentahnya dari Indonesia sendiri. Bukankah Shell, Petronas, Chevron sudah mempunyai
pompa-pompa bensin?
Sedangkan menurut rakyat kenaikan
BBM lebih kepada mencekik leher rakyat miskin. Namun tetap ada yag mendukung
ataupun abstain dalam hal ini. Menurut blog yang kami baca, 86% rakyat Indonesia
menolak kenaikan BBM itu berarti sudah lebih dari setengahnya yang menolak agar
BBM bersubsidi naik. Namun ada salah satu blog yang kami baca yang menerangkan
bahwa rakyat Papua setuju dengan kenaikan harga BBM, karena menurut mereka
harga BBM yang Rp. 6.500/liter itu tidak menjadi masalah asalkan POM bensin
tidak kosong. Karena mereka terbiasa membeli bensin eceran seharga Rp.
18.000/liter. Bahkan kalau benar-benar kosong mereka harus membeli bensin
dengan harga hingga Rp. 70.000/liter. Jadi, menurut mereka kita yang tinggal di
pulau jawa sebelum sibuk berdemo dengan kenaikan harga BBM tersebut. Coba pikirkan
nasib masyarakat Papua. Minyak mereka disedot untuk supply ke pulau Jawa, sedangkan
mereka sendiri kekosongan.
Hal ini membuat mindset kami sebagai
penulis menjadi lebih terbuka. Karena menurut kami mungkin sebenarnya Presiden
tidak salah dengan langkahnya untuk menaikkan harga BBM, namun yang salah
adalah kabinet dan anak buah dibawah Presiden lah yang sudah bobrok. Karena menurut
kami sebenarnya ada pihak-pihak yang tidak setuju dengan kenaikan BBM itu dan
mereka mencoba melakukan “brain wash”
kepada masyarakat, sehingga masyarakat hanya melihat bahwa kenaikan BBM adalah
sesuatu yang salah. Sebagai ilustrasi kami ingin mencontohkan suatu system yang
mungkin sudah dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Jika suatu saat Pertamina
membutuhkan pinjaman uang maka akan ada perusahaan yang menawarkan sejumlah
uang kepada Pertamina dengan cara Pertamina mengganti uang tersebut dengan
minyak lalu perusahaan itu sendiri akan menjual minyak itu keluar Negeri. Nah,
jika sudah begitu jika harga BBM naik maka keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan
itu dengan menjual BBM tersebut akan berkurang. Oleh karena itu mungkin
merekalah yang “mengayomi” masyarakat untuk melakukan demo dengan memberikan
mereka uang dan makan siang. Karena sepenglihatan kami sebagai penulis
orang-orang yang berdemo kebanyakan yang tidak mengerti tentang kenaikan BBM
itu sendiri.
Oleh sebab itu mengapa penulis
memilih judul tulisan kami dengan Kenaikan Harga BBM Dari Sudut Pandang
Berbagai Pihak. Agar pembaca lebih membuka pikiran dan mengerti kenaikan bahan
bakar minyak ini dari berbagai sudut pandang.
Daftar Pustaka
KELOMPOK 2
Tugas Kedua:
- Apa yang dimaksud tiga pelaku ekonomi (agen-agen pemerintah dalam pembangunan ekonomi), yaitu: sektor pemerintah, sektor swasta, dan koperasi.
- Jelaskan tentang peranan BUMN dan peranan koperasi dalam sistem perekonomia Indonesia.
JAWAB:
- Sektor pemerintah: kestabilan yang mendukung kegiatan ekonomi, pekmerataan hasil ekonomi, pertumbuhan kegiatan ekonomi. Sektor swasta: pertumbuhan kegiatan ekonomi, pemerataan hasil ekonomi, kestabilan yang mendukung kegiatan ekonomi. Koperasi: pemerataan hasil ekonomi, pertumbuhan kegiatan ekonomi, kestabilan yang mendukung kegiatan ekonomi.
- Pemerintah
sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi
Peran pemerintah sebagai pelaku kegiatan ekonomi berarti pemerintah melakukan kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi.
1 ) Kegiatan produksi
Pemerintah dalam menjalankan perannya sebagai pelaku ekonomi, mendirikan perusahaan negara atau sering dikenal dengan sebutan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sesuai dengan UU No. 19 Tahun 2003, BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN dapat berbentuk Perjan (Perusahaan Jawatan), Perum (Perusahaan Umum), dan Persero (Perusahaan Perseroan). BUMN memberikan kontribusi yang positif untuk perekonomian Indonesia. Pada sistem ekonomi kerakyatan, BUMN ikut berperan dalam menghasilkan barang atau jasa yang diperlukan dalam rangka mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pelaksanaan peran BUMN tersebut diwujudkan dalam kegiatan usaha hampir di seluruh sektor perekonomian, seperti sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, manufaktur, pertambangan, keuangan, pos dan telekomunikasi, transportasi, listrik, industri, dan perdagangan serta konstruksi. BUMN didirikan pemerintah untuk mengelola cabang-cabang produksi dan sumber kekayaan alam yang strategis dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Misalnya PT Dirgantara Indonesia, PT Perusahaan Listrik Negara, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), PT Pos Indonesia, dan lain sebagainya. Perusahaan-perusahaan tersebut didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, serta untuk mengendalikan sektor-sektor yang strategis dan yang kurang menguntungkan.
2 ) Kegiatan konsumsi
pemerintah juga berperan sebagai pelaku konsumsi. Pemerintah juga membutuhkan barang dan jasa untuk menjalankan tugasnya. Seperti halnya ketika menjalankan tugasnya dalam rangka melayani masyarakat, yaitu mengadakan pembangunan gedung-gedung sekolah, rumah sakit, atau jalan raya. Tentunya pemerintah akan membutuhkan bahan-bahan bangunan seperti semen, pasir, aspal, dan sebagainya. Semua barang-barang tersebut harus dikonsumsi pemerintah untuk menjalankan tugasnya. Contoh-contoh mengenai kegiatan konsumsi yang dilakukan pemerintah masih banyak, seperti membeli barang-barang untuk administrasi pemerintahan, menggaji pegawai-pegawai pemerintah, dan sebagainya.
3 ) Kegiatan distribusi
Selain kegiatan konsumsi dan produksi, pemerintah juga melakukan kegiatan distribusi. Kegiatan distribusi yang dilakukan pemerintah dalam rangka menyalurkan barang-barang yang telah diproduksi oleh perusahaanperusahaan negara kepada masyarakat. Misalnya pemerintah menyalurkan sembilan bahan pokok kepada masyarakat-masyarakat miskin melalui BULOG. Penyaluran sembako kepada masyarakat dimaksudkan untuk membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan hidupnya. Kegiatan distribusi yang dilakukan oleh pemerintah harus lancar. Apabila kegiatan distribusi tidak lancar akan memengaruhi banyak faktor seperti terjadinya kelangkaan barang, harga barang-barang tinggi, dan pemerataan pembangunan kurang berhasil. Oleh karena itu, peran kegiatan distribusi sangat penting.
Betapa penting peranan BUMN dalam sistem perekonomian Indonesia dapat dilihat dari maksud dan tujuan dari kegiatan PERJAN , PERUM dan PERSERO, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1983,sebagai berikut :
1. Memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian negara pada umumnya dan penerimaan negara pada khususnya.
2. Mengadakan pemupukan keuntungan/pendapatan
3. Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa barang dan jasa yang bermutu dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak.
4. Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat dilaksanakan oleh sektor swasta dan koperasi.
5. Menyelenggarakan kegiatan usaha yang bersifat melengkapi kegiatan swasta dan koperasi dengan antara lain menyediakan kebutuhan masyarakat ,baik dalam bentuk barang maupun dalam bentuk jasa dengan memberikan pelayanan yang bermutu dan memadai.
Peran Koperasi Adalah untuk membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Dengan upaya memenuhi kebutuhan hidup, kita dapat memenuhinya melalui usaha sendiri atau usaha bersama. Usaha bersama terasa lebih ringan daripada usaha sendiri. Mengapa? Sebab setiap usaha apabila dilakukan secara bersama-sama (berkelompok) akan terasa lebih mudah, lebih cepat, dan lebih berhasil. Ingat pepatah, “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”. Dalam usaha bersama setiap anggota kelompok dapat saling melengkapi. Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kelemahan, sehingga dapat saling menutupi dan saling membantu.
NAMA-NAMA KELOMPOK:
1. Asmi Nuqayah 27211775
2. Evi Lawati 22211533
3. Fanny Setia Anjani 29211083
4. Ruth Juan Dierdra 26211503
Sumber-Sumber:
http://jaenal-abidinbin.blogspot.com/2011/03/para-pelaku-ekonomi.html
http://andicarissa.wordpress.com/2011/12/17/peran-koperasi-dalam-perekonomian-indonesia/
KELOMPOK 2
Tugas Pertama:
- Jelaskan Perekonomian Indonesia:
- Sistem perekonomian Indonesia sangat menentang adanya sistem Free Fight Liberalism, Etatisme (Ekonomi Komando), dan Monopoli
- Perkembangan sistem ekonomi Indonesia setelah Orde Baru
JAWAB:
- Free Fight Liberalism
Adalah sistem yang
memiliki kebebasan yang tidak terkendali. Sistem ini tidak cocok dengan
kebudayaan Indonesia karena sistem ini berlawanan dengan semangat gotong royong
yang tercantum dalam UUD 1945, dan sistem ini dapat mengakibatkan semakin besar
jarak pemisah antara yang kaya dan yang miskin
- Etatisme
Sistem yang pemikiran
politiknya menjadikan negara sebagai pusat kekuasaan. Negara merupakan sumbu
yang menggerakan seluruh elemen politik yang dikontrol secara ketat oleh
kekuasaan pemerintah. Keikutsertaan pemerintah yang dominan dapat mengakibatkan
matinya motivasi dan kreasi masyarakat untuk berkembang dan bersaing secara
sehat.
- Monopoli
Sistem yang bentuk
pemusatan ekonominya pada kelompok tertentu sehingga konsumen tidak memiliki
pilihan untuk tidak mengikuti keinginan sang monopoli.
Perkembangan sistem ekonomi
Indonesia pada saat orde baru
Pada orde baru sistem ekonomi
yang dianut Bangsa Indonesia adalah sistem demokrasi ekonomi. Sistem demokrasi
ini bertahan sampai masa reformasi. Kemudian pemerintah pada masa reformasi
melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan, sistem ini masih berlaku di Indonesia.
Awal orde baru diwarnai
dengan masa-masa rehabilitasi, perbaikan hampir diseluruh sektor kehidupan
tidak terkecuali sektor ekonomi. Rehabilitasi ini utamanya ditujukan untuk:
• Membersihkan segala aspek kehidupan dari sisa-sisa faham dan sistem perekonomian yang lama.
• Menurunkan dan mengendalikan laju inflasi yang saat itu sangat tinggi, yang berakibat terhambatnya proses penyembuhan dan peningkatan kegiatan ekonomi secara umum.
Adapun pada masa tersebut, pemerintah peralihan menetapkan beberapa langkah perioritas kebijakan ekonomi sebagai berikut :
a. Memerangi inflasi
b. Mencukupkan stok cadangan bahan pangan terutama beras
c. Merehabilitasi prasarana perekonomian
d. Meningkatkan ekspor
e. Menyediakan/menciptakan lapangan kerja
f. Mengundang kembali investor asing
• Membersihkan segala aspek kehidupan dari sisa-sisa faham dan sistem perekonomian yang lama.
• Menurunkan dan mengendalikan laju inflasi yang saat itu sangat tinggi, yang berakibat terhambatnya proses penyembuhan dan peningkatan kegiatan ekonomi secara umum.
Adapun pada masa tersebut, pemerintah peralihan menetapkan beberapa langkah perioritas kebijakan ekonomi sebagai berikut :
a. Memerangi inflasi
b. Mencukupkan stok cadangan bahan pangan terutama beras
c. Merehabilitasi prasarana perekonomian
d. Meningkatkan ekspor
e. Menyediakan/menciptakan lapangan kerja
f. Mengundang kembali investor asing
Nama kelompok:
- Asmi Nuqayah 27211775
- Evi Lawati 22211533
- Fanny Setia Anjani 29211083
- Ruth Juan Dierdra 26211503
Sumber-Sumber:
Siang hari ini sungguh panas dan di kampus pun dosen ogah-ogahan ngajarnya, yaudahlah gimana ga makin bete coba, walaupun gue ga dengerin tuh dosen ngomong apa dan malah bercanda-canda sama temen gue tapi tetep aja yaaaa bete banget cuma duduk dikelas doang. Dan kebetulan banget gue lagi mau nongkrong hehe, terus terlintas dalam otak gue buat sms seorang yaaap gue sms DIO, dia ini temen gue temen tapi mesra hahaha. Cus langsung gue ketik sms yang berisi "yo, masih ada jam ga? bete niiiih, gue pengen ke sevel yo. ikut yuuuk :)" *tring, sms terkirim* *tring, sms diterima* *tring, sms dibales* terus Dio bales "iyaaa, tunggu sebentar yah tapi gue lagi ada urusan sama temen gue dulu. tunggu yaa bellaaa :))" "oke, ditunggu di lobby yah". Setelah hampir setengah jam nunggu dio di lobby akhirnya dia dateng juga, dia seperti biasa selalu terlihat keren dan ganteng pastinya, hari ini dia pake kaos putih yang ada tulisan Handsome dengan warna merah, dan jaket merah distro favoritnya yang dia beli di Bandung sama gue, dandanan dia kali ini cucok banget dan gue sukaaaaa banget apalagi di padu dengan celana jeans denim punya dia dan sepatu Levi's putih dengan aksen merah di pinggirannya, wuuuh bikin gue dan temen-temen gue yang ngefans sama dia makin cintaaaa haha. "ey, udah lama nunggu yah bel? hehe sorry yah tadi temen gue pada banyak bacot sih", "ah lo mah kebiasaan, yaudah yuk langsung cus" gue langsung nyamber tangan dio dan narik dia keparkiran "lah itu temen-temen lo ga ikut" "ngga mereka lagi mau pacaran". Yaudah kita langsung keparkiran buat ngambil motor dia, dan seperti biasa dio selalu lupa naro motornya dimana -____- "lo markir dimana yo?" "ga tau gue lupa bel" "ah lo mah kebiasaan". Setelah hampir sepuluh menit ngubek-ngubek parkiran, akhirnya motor ninja berwarna hitam itu pun ketemu.
Setelah 30 menit menyusuri jalan raya akhirnya kita sampai di sevel tebet. Pas gue sama dio parkir ga tau kenapa mata-mata anak SMA ababil yang lagi pada nongkrong disitu langsung pada menuju kearah kita. Dan dengan pedenya gue sama dio sama-sama bilang "biasa deh orang kece" hahaha. Cus kita langsung kedalem dan gue ganteng tangan dio seperti layaknya orang pacaran *padahal bukan* "pasti mau manas-manasin cewek-cewek yang lagi liatin gue deh" "haha iyaaa tau aja lo" dan dengan sengaja dio pun ngelus rambut gue yang bikin cewek-cewek yang tadinya ngeliatin dio langsung buang muka dengan tampang kecewa hahaha. Setelah mesen minum dan makanan ringan gue sama dio langsung cari tempat buat duduk, kita milih tempat duduk di tengah-tengah biar jadi pusat perhatian :D yaaa seperti itulah kita hehe dan pastinya sampe berjam-jam kalo udah nongkrong tuh.
Gue dianterin pulang sama dio sekitar jam 8 malam, nyokap bokap sih ga bakal marah selama gue jalannya sama dio soalnya mereka udah percaya banget sama kutu kupret itu hehe. Gue langsung masuk kamar dan mandi, selesai mandi gue liat handphone dan ada sms dari dio
"gue udah nyampe rumah cuy :D"
"oke cuy, gue baru selesai mandi nih"
"oh gitcuu, eh bel besok gue mau ngomong yah sama lo, PENTING!!"
"mau ngomong apa sih yo? kenapa harus besok"
"udahlah besok aja, sekarang gue udah ngantuk. tidur sana, besok gue jemput ga pake TELAT!"
sms dio tadi bikin gue ga bisa tidur, apaan coba yang mau dia omongin. Gue mendadak jadi kegeeran sendiri gituuu.
Besok paginya dio jemput gue jam 9, ga tau kebetulan atau apa yang jelas jadwal mata kuliah awal dio sama gue selalu sama cuma beda di jam pulang aja padahal gue sama dio beda jurusan. Selama di motor ga tau kenapa gue deg-degan banget, ga kaya biasanya dio pun diem dan ga ngajak gue ngobrol. "yo, besok kan libur jalan-jalan yuk temenin gue ke mall" gue sengaja memecah keheningan itu "iyaaa". Setelah sampe di kampus "nanti jam 1 kita ketemuan yah di lobby" "oh iya".
"lo dimana? gue udah di lobby" begitulah isi sms dio
"gue lagi mau naik lift, tunggu yah"
setelah gue di lobby gue liat dio lagi duduk, yaa gue memang selalu bisa bedain dio diantara cowo yang lain walaupun keadaan disitu penuh dengan cowo tapi entah kenapa mata gue selalu bisa nangkap dengan pasti gambar seorang dio. "mau ngomong apa mas bro?" gue nepuk punggung dio, dan gue lumayan kaget ternyata di depan dio ada seorang wanita berparas cantik yang wajahnya ga asing buat gue.
"loh ini risa kan?"
"hey bel, iyaa ini sih risa dia baru balik dari Pekanbaru"
"ey apa kabar bel, udah lama ga ketemu"
"iyaaa nih, ko lo ga bilang-bilang sih udah balik?"
saat gue nanya seperti itu dio dan risa sejenak diam dan berpandang-pandangan
"oh iya lo mau ngomong apa yo" gue berusaha fokus ke masalah yang mau diomongin dio
"emm gue mau bilang, kalo gue sama risa udah jadian"
jleb mendadak hati gue sakit dan keadaan lobby begitu sepi dan gelap
"hah? aa.. apa yo?" suara gue pun terbata-bata menahan tangis
"iyaa gue udah jadian seminggu yang lalu" senyum dio dan risa mengembang begitu penuh
Gue yang terlalu sakit buat denger kabar itu langsung pergi, dio nyoba narik tangan gue. Entah karena terlalu sakit hati gue atau gimana sampe gue udah ga bisa ngontrol emosi gue lagi. Disitu gue marah besar ke dio dan risa
"yo, lo tuh bego atau gimana sih! gue itu suka sama lo!" gue marah sambil nangis di depan dio dan anak-anak kampus, tapi gue ga peduli gue udah bener-bener kalap kali ini.
"kenapa lo ga pernah bilang?" dio berusaha nenangin gue dengan terus genggam tangan gue
"lo ga bisa apa baca sikap gue saat lagi sama lo, baca raut wajah gue saat lagi bareng sama lo"
"yaa mana gue tau bel, kenapa juga lo ga pernah ngomong"
"gue maunya lo yang ngomong duluan ke gue dio, tapi lo ga peka!"
"lo tuh terlalu naif bel! lo pikir gue bisa tau kalo lo suka sama gue tanpa lo bilang ke gue? Gue bukan peramal bellaaaa"
"yaudahlah kalo gitu!"
Nah dari cerita itu gue mau ngasih saran, kalo emang lo suka dan sayang sama seseorang bilang aja ga usah naif dan berharap bakal dia duluan yang bilang sayang ke lo. Daripada nantinya lo sendiri yang nyesel kan, mending juga lo ungkapin siapa tau aja dia juga punya perasaan yang sama kaya lo. Yaudah cukup sekian cerpen dari gue (◦'ںˉ◦)
Setelah 30 menit menyusuri jalan raya akhirnya kita sampai di sevel tebet. Pas gue sama dio parkir ga tau kenapa mata-mata anak SMA ababil yang lagi pada nongkrong disitu langsung pada menuju kearah kita. Dan dengan pedenya gue sama dio sama-sama bilang "biasa deh orang kece" hahaha. Cus kita langsung kedalem dan gue ganteng tangan dio seperti layaknya orang pacaran *padahal bukan* "pasti mau manas-manasin cewek-cewek yang lagi liatin gue deh" "haha iyaaa tau aja lo" dan dengan sengaja dio pun ngelus rambut gue yang bikin cewek-cewek yang tadinya ngeliatin dio langsung buang muka dengan tampang kecewa hahaha. Setelah mesen minum dan makanan ringan gue sama dio langsung cari tempat buat duduk, kita milih tempat duduk di tengah-tengah biar jadi pusat perhatian :D yaaa seperti itulah kita hehe dan pastinya sampe berjam-jam kalo udah nongkrong tuh.
Gue dianterin pulang sama dio sekitar jam 8 malam, nyokap bokap sih ga bakal marah selama gue jalannya sama dio soalnya mereka udah percaya banget sama kutu kupret itu hehe. Gue langsung masuk kamar dan mandi, selesai mandi gue liat handphone dan ada sms dari dio
"gue udah nyampe rumah cuy :D"
"oke cuy, gue baru selesai mandi nih"
"oh gitcuu, eh bel besok gue mau ngomong yah sama lo, PENTING!!"
"mau ngomong apa sih yo? kenapa harus besok"
"udahlah besok aja, sekarang gue udah ngantuk. tidur sana, besok gue jemput ga pake TELAT!"
sms dio tadi bikin gue ga bisa tidur, apaan coba yang mau dia omongin. Gue mendadak jadi kegeeran sendiri gituuu.
Besok paginya dio jemput gue jam 9, ga tau kebetulan atau apa yang jelas jadwal mata kuliah awal dio sama gue selalu sama cuma beda di jam pulang aja padahal gue sama dio beda jurusan. Selama di motor ga tau kenapa gue deg-degan banget, ga kaya biasanya dio pun diem dan ga ngajak gue ngobrol. "yo, besok kan libur jalan-jalan yuk temenin gue ke mall" gue sengaja memecah keheningan itu "iyaaa". Setelah sampe di kampus "nanti jam 1 kita ketemuan yah di lobby" "oh iya".
"lo dimana? gue udah di lobby" begitulah isi sms dio
"gue lagi mau naik lift, tunggu yah"
setelah gue di lobby gue liat dio lagi duduk, yaa gue memang selalu bisa bedain dio diantara cowo yang lain walaupun keadaan disitu penuh dengan cowo tapi entah kenapa mata gue selalu bisa nangkap dengan pasti gambar seorang dio. "mau ngomong apa mas bro?" gue nepuk punggung dio, dan gue lumayan kaget ternyata di depan dio ada seorang wanita berparas cantik yang wajahnya ga asing buat gue.
"loh ini risa kan?"
"hey bel, iyaa ini sih risa dia baru balik dari Pekanbaru"
"ey apa kabar bel, udah lama ga ketemu"
"iyaaa nih, ko lo ga bilang-bilang sih udah balik?"
saat gue nanya seperti itu dio dan risa sejenak diam dan berpandang-pandangan
"oh iya lo mau ngomong apa yo" gue berusaha fokus ke masalah yang mau diomongin dio
"emm gue mau bilang, kalo gue sama risa udah jadian"
jleb mendadak hati gue sakit dan keadaan lobby begitu sepi dan gelap
"hah? aa.. apa yo?" suara gue pun terbata-bata menahan tangis
"iyaa gue udah jadian seminggu yang lalu" senyum dio dan risa mengembang begitu penuh
Gue yang terlalu sakit buat denger kabar itu langsung pergi, dio nyoba narik tangan gue. Entah karena terlalu sakit hati gue atau gimana sampe gue udah ga bisa ngontrol emosi gue lagi. Disitu gue marah besar ke dio dan risa
"yo, lo tuh bego atau gimana sih! gue itu suka sama lo!" gue marah sambil nangis di depan dio dan anak-anak kampus, tapi gue ga peduli gue udah bener-bener kalap kali ini.
"kenapa lo ga pernah bilang?" dio berusaha nenangin gue dengan terus genggam tangan gue
"lo ga bisa apa baca sikap gue saat lagi sama lo, baca raut wajah gue saat lagi bareng sama lo"
"yaa mana gue tau bel, kenapa juga lo ga pernah ngomong"
"gue maunya lo yang ngomong duluan ke gue dio, tapi lo ga peka!"
"lo tuh terlalu naif bel! lo pikir gue bisa tau kalo lo suka sama gue tanpa lo bilang ke gue? Gue bukan peramal bellaaaa"
"yaudahlah kalo gitu!"
PESAN
Nah dari cerita itu gue mau ngasih saran, kalo emang lo suka dan sayang sama seseorang bilang aja ga usah naif dan berharap bakal dia duluan yang bilang sayang ke lo. Daripada nantinya lo sendiri yang nyesel kan, mending juga lo ungkapin siapa tau aja dia juga punya perasaan yang sama kaya lo. Yaudah cukup sekian cerpen dari gue (◦'ںˉ◦)
Soal Pengantar Bisnis (Di Studentsite)
2. Perusahaan mempunyai kewajiban/ utang sebesar Rp 2.000.000 kepada Bank DIO. Maka kewajiban/ utang yang dibebankan pada masing-masing anggota:
Anggota Investasi Kekayaan Pribadi
Fa. Maju MundurA Rp. 800.000,- Rp. 400.000,-
B Rp. 600.000,- Rp. 300.000,-
C Rp. 400.000,- Rp. 200.000,-
D Rp. 200.000,- Rp. 100.000,-
1.Berdasarkan data diatas. Ditetapkan jika perusahaan memperoleh keuntungan akan dibagikan kepada masing-masing investor setelah dikurangi 50% sebagai Laba Yang Ditahan. Apabila dibulan pertama beroperasi Fa. Maju Mundur memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp. 1.000.000.-. Berapa keuntungan yang diperoleh masing-masing anggota (A, B, C, D)?
2.Berdasarkan data diatas. Apabila dibulan kedua terdapat kewajiban/utang kepada Bank DIO sebesar Rp. 2.000.000.-. Berapa besar kewajiban yang dibebankan atas harta kekayaan milik pribadi masing-masing anggota (A, B, C, D)?
Fa. Maju MundurA Rp. 800.000,- Rp. 400.000,-
B Rp. 600.000,- Rp. 300.000,-
C Rp. 400.000,- Rp. 200.000,-
D Rp. 200.000,- Rp. 100.000,-
1.Berdasarkan data diatas. Ditetapkan jika perusahaan memperoleh keuntungan akan dibagikan kepada masing-masing investor setelah dikurangi 50% sebagai Laba Yang Ditahan. Apabila dibulan pertama beroperasi Fa. Maju Mundur memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp. 1.000.000.-. Berapa keuntungan yang diperoleh masing-masing anggota (A, B, C, D)?
2.Berdasarkan data diatas. Apabila dibulan kedua terdapat kewajiban/utang kepada Bank DIO sebesar Rp. 2.000.000.-. Berapa besar kewajiban yang dibebankan atas harta kekayaan milik pribadi masing-masing anggota (A, B, C, D)?
JAWAB
Anggota Investasi Kekayaan Pribadi
Fa. Maju Mundur
- Untuk mencari % kepemilikan=
Jumlah investasi satu anggota : jumlah investasi semua anggota
A. Rp 800.000 : Rp 2.000.000= 0,4 (40%)
Rp 400.000 : Rp 1.000.000= 0,4 (40%)
B. Rp 600.000 : Rp 2.000.000= 0,3 (30%)
Rp 300.000 : Rp 1.000.000= 0,3 (30%)
C. Rp 400.000 : Rp 2.000.000= 0,2 (20%)
Rp 200.000 : Rp 1.000.000= 0,2 (20%)
D. Rp 200.000 : Rp 2.000.000= 0,1 (10%)
Rp 100.000 : Rp 1.000.000= 0,1 (10%)
1. Perusahaan memperoleh keuntungan sebesar Rp 1.000.000. Maka keuntungan yang diperoleh masing-masing anggota.
- Untuk mencari keuntungan yang diperoleh masing-masing anggota= %kepemilikan x 1/2keuntungan perusahaan
A. 40% x ½ x Rp 1.000.000= Rp 200.000
B. 30% x ½ x Rp 1.000.000= Rp 150.000
C. 20% x ½ x Rp 1.000.000= Rp 100.000
D. 10% x ½ x Rp 1.000.000= Rp 50.000
Jadi Keuntungan yang diperoleh =
o Investor A baik dengan investasi Rp 800.000 (investasi semua anggota Rp 2.000.000) dan Rp 400.000 (investasi semua anggota Rp 1.000.000) masing-masing sebesar Rp 200.000
o Investor B baik dengan investasi Rp 600.000 (investasi semua anggota Rp 2.000.000) dan Rp 300.000 (investasi semua anggota Rp 1.000.000) masing-masing sebesar Rp 150.000
o Investor C baik dengan investasi Rp 400.000 (investasi semua anggota Rp 2.000.000) dan Rp 200.000 (investasi semua anggota Rp 1.000.000) masing-masing sebesar Rp 100.000
o Investor D baik dengan investasi Rp 200.000 (investasi semua anggota Rp 2.000.000) dan Rp 100.000 (investasi semua anggota Rp 1.000.000) masing-masing sebesar Rp 50.000
- Untuk mencari kewajiban/ utang yang dibebankan masing-masing anggota= %kepemilikan x utang perusahaan
A. 40% x Rp 2.000.000= Rp 800.000
B. 30% x Rp 2.000.000= Rp 600.000
C. 20% x Rp 2.000.000= Rp 400.000
D. 10% x Rp 2.000.000= Rp 200.000
Jadi kewajiban/ utang yang dibebankan pada:
Ø Investor A baik dengan investasi Rp 800.000 (investasi semua anggota Rp 2.000.000) dan Rp 400.000 ( investasi semua anggota Rp 1.000.000) masing-masing sebesar Rp 800.000
Ø Investor B baik dengan investasi Rp 600.000 ( investasi semua anggota Rp 2.000.000) dan Rp 300.000 ( investasi semua anggota Rp 1.000.000) masing-masing sebesar Rp 600.000
Ø Investor C baik dengan investasi Rp 400.000 (investasi semua anggota Rp 2.000.000) dan Rp 200.000 ( investasi semua anggota Rp 1.000.000) masing-masing sebesar Rp 400.000
Ø Investor D baik dengan investasi Rp 200.000 ( investasi semua anggota Rp 2.000.000) dan Rp 100.000 ( investasi semua anggota Rp 1.000.000) masing-masing sebesar Rp 200.000
Langganan:
Postingan (Atom)
Labels
- about you (1)
- akuuu :D (1)
- belajar nulis (1)
- cekuuulaah (2)
- just friend's (2)
- kisah (1)
- my story (4)
- Song's (5)
- tugaaaaass (38)
- Universitas (1)


